Skip to main content

Kasman, si Peternak Telur Puyuh dari Tellulimpoe Sinjai



Kasman, peternak Telur Puyuh dari Telulimpoe, Sinjai
Saya bersama Kasman (tengah) dan Akbar (kanan), Makassar (01/02/2020)


NAMANYA KASMAN. Pemuda 27 tahun ini memulai usaha telur puyuhnya pada awal November 2018 lalu. 

"Awalnya dari 90 butir diuji coba di alat penetas, berhasil 70 ekor menetas dan yang berhasil besar cuma 30. Nah 30 ekor itu yang besar dan bertelur," begitu Kasman mengingat kisah awalnya saat ia baru memulai berternak telur puyuh.

Kini, sudah ada sekitar 217 ekor puyuh yang ia ternakkan di tempatnya di Dusun Toribi Desa Kalobba, Telulimpoe Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Kasman sebenarnya memiliki pekerjaan utama, namun menjadikan usaha ternak puyuhnya ini menjadi usaha sampingan. Meski hanya sampingan, ia sangat menikmati pekerjaannya itu.

"Ya, namanya saja hobi, jadi enak ji dikerja," katanya kepada saya saat bertemu di Makassar, 1 Februari 2020 lalu.

Ia bersama ponakannya yang juga bagian dari tim marketing dan penjualan, Muhidal Akbar datang dari Sinjai menuju Makassar membawa beberapa telur puyuh untuk diberikan kepada pemesannya.


Promosi di Media Sosial


Puyuh
Burung Puyuh | Pixabay


Awalnya saya tak sengaja melihat postingan Muhidal Akbar di akun Facebook miliknya beberapa waktu lalu.

Ia mengabadikan foto burung puyuh di dalam kandang dan kemasan telur puyuh yang siap dipasarkan.

Akhirnya saya mengomentari postingannya, dan berminat membeli telur puyuh tersebut.

Harga Terjangkau

Saya merasa terkesima, ketika melihat anak muda yang semangat menjalani usahanya sendiri.

Setelah saya mengomentari postingannya di Facebook, saya lalu mengirim pesan melalui WhatsApp.

Harga telur puyuhnya per kemasan adalah 10.000 rupiah. Isinya 22 butir. Di hari pertama, saya memesan Rp30.000,- selanjutnya saya kembali memesan 3 pcs telur puyuh keesokan harinya karena keluarga saya juga ikut memesan.


Telur Puyuh


Harga yang ia tawarkan merupakan harga yang sangat bersahabat, saya kira. Telur puyuh ini akan bermanfaat banyak buat konsumsi keluarga.

Apalagi, saya punya istri yang tengah hamil. Protein pada telur puyuh sangat dibutuhkan oleh janin, demikian saya baca tulisan di produk milik Kasman dan Akbar ini.

Manfaat Telur Puyuh


Manfaat Telur Puyuh
Telur Puyuh | Pixabay


Kemasan menarik tentu menjadi salah satu alasan diminatinya sebuah produk. Saya membaca produk telur puyuh milik Kasman ini dibungkus dengan baik dan rapi dalam sebuah kemasan.

Terutama karena manfaat telur puyuhnya dituliskan di sebuah kertas di permukaan produknya. Tak lupa ia cantumkan nomor WhatsApp di sana agar memudahkan para pemesannya.
Manfaat telur puyuh ini sangat banyak dan juga beragam, di antaranya:
  • melancarkan peredaran darah, menguatkan tulang, menjaga stamina tubuh dan vitalitas.
  • sumber protein yang tinggi, membantu kesehatan mata, dan meminimalisir risiko penyakit jantung, mencegah anemia.
  • membantu tubuh dalam proses penyembuhan, baik untuk pertumbuhan balita.
Itulah beberapa manfaat telur puyuh yang saya baca di atas kemasannya.

Alat Penetas Telur

Di lokasi peternakan burung puyuhnya di Sinjai, Kasman membuat sendiri alat penetas telur puyuh dari barang barang yang mudah didapatkan di sekitar rumahnya.

Dengan kreativitas yang ia miliki, akhirnya semua telur puyuh ia tetaskan sendiri di tempat miliknya.

Perhatian Pemerintah


Kadis Peternakan Sinjai Tinjau Lokasi Ternak Puyuh
Kadis Peternakan Sinjai meninjau lokasi ternak puyuh milik Kasman

Karena masih belum banyak yang membudidayakan telur puyuh di tempatnya, suatu waktu Kasman didatangi oleh pemerintah setempat.

"Saya didatangi sama Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sinjai, dia lihat lihat kandang dan alat penetas telur yang saya buat," kata Kasman dengan semangat.

Saya yang mendengar cerita itu juga merasa seperti sedang berada tepat di lokasi peternakan telurnya.

"Apalagi di Sinjai, belum banyak yang budidayakan telur puyuh, yang jual di Pasar, selain saya hanya para pedagang dari daerah lain seperti Kabupaten Bone dan Gowa," lanjut Kasman.

Tak lama kemudian, ia mengirimkan saya beberapa dokumentasi miliknya melalui WhatsApp.

Kasman, si pemilik peternakan telur puyuh ini menjadi satu contoh bahwa usaha yang dijalani lewat hobi akan mendatangkan keberkahan dan keuntungan yang berlipat.

"Alhamdulillah, hasilnya cukuplah, biarlah omzetnya jadi rahasia peternak," tulisnya di pesan WhatsApp sambil mengirimkan emotikon senyum lebar.

Saya kira Kasman ini telah menerapkan yang namanya literasi. Literasi sebenarnya konsep, ia berwujud dalam kreativitas dan pemanfaatan hal sederhana di sekitar kita melalui peluang usaha. (mgp)

Comments

  1. Saya juga sama THN ini kena tipu.tmn teman.janji"di bela"ini.pijam sana sini.hasilnya boro"Easy shopping penipuan.byk bohongin org.sebaiknya teman"di manapun berada.dtg surat dari Easy shopping abaikan saja.atau bakar aja.jgn.di ikutin.harga barang mahal.di toko Laen juga ada.hrga ga segitu mahal bgt.teman"jgn di ikutin.ambaikan saja.atau buang saja.masukin sampah.tks

    ReplyDelete

Post a Comment

Paling banyak dibaca

Empat Cara Agar Nama dan Foto Kamu Bisa Muncul di Mesin Pencari Google

BANYAK yang ingin melihat ketika namanya diketik di mesin pencari, maka yang muncul adalah foto dan tulisan tentang dirinya. Nah, bagaimana caranya agar foto dan tulisan tentang dirimu bisa muncul di halaman mesin pencari sekelas Google ? Coba perhatikan, mengapa artis dan penulis terkenal namanya bisa dengan mudah tampil di mesin pencari Google? Ya, jawabannya mudah, karena dia sudah dikenal, bukan? Namun bagaimana caranya buat kita yang belum terkenal? Caranya mudah sekali, coba klik nama "Muh. Galang Pratama" dan saksikan apa yang muncul. ( He he , daripada ambil contoh nama lain, mending pakai nama sendiri 😆😁). Beberepa cara yang sudah saya praktikkan dan kurang berhasil (#eh, maksudnya lumayan berhasil 😛), yaitu: Buat Blog dan Tulis tentang Keseharianmu Source: Diolah dari jpompey.com Kalian boleh saja membuat blog gratis dengan waktu lima menit. Ya, serius, hanya lima menit. Silakan klik  blogger.com  atau  wordpress.com.  (Tapi, saran jika ...

Om saya dan amplop easy shopping

SORE yang dingin, om saya dengan buru buru turun dari motornya. Ia membuka amplop yang bertuliskan namanya. Om mendapat amplop itu di kantornya. "Hanya ada satu nama Muhtar di kantor, itu saya," ujarnya Senin (31/08/2020). Lalu ia membuka paket yang di luarnya dibungkus dari kantongan berwarna hitam itu.  Ia mendapat kupon hadiah senilai 1 miliar. Tertera di amplop itu. Easy Shopping P.O. Box 6688, Slipi Jakarta Barat 11410 Di bawahnya ada tulisan warna merah tertulis:  NOMOR KEMENANGAN DISETUJUI Dengan font huruf kapital semua dan berwarna merah. Di bawahnya lagi tertulis  "Pengiriman bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia" ANEHNYA Di belakang amplop, ada alamat website. www.easyshopping.id. Yang kalau Anda ketik di pencarian, tidak akan ketemu. Website rusak! Tak dapat ditemukan.  (Kok perusahaan tidak punya website?) pikir saya dalam hati.  Apalagi, merk Easy Shopping ini tertuju pada satu nama PT yang tertera di lembaran lain di dalam amplop. PT Karisma Baha...

Sanggahan dan Klarifikasi PT. Karisma Bahana Gemilang terkait Tulisan di Personal Blog mengenai Easy Shopping

Logo Easy Shopping Dengan Hormat, Sehubungan dengan tulisan pada personal blog mengenai Easy Shopping oleh M. Galang Pratama pada tanggal 31 Agustus 2020 dengan judul "Om saya dan Amplop Easy Shopping" (di alamat blog  https://emjipi.blogspot.com/ 2020/08/easy-shopping-pt- karisma-bahana-gemilang.html ), dengan ini kami,  PT. Karisma Bahana Gemilang  (“Perusahaan”) menyampaikan klarifikasi sebagai berikut:   Penjelasan Promosi Perusahaan 1.         Bahwa PT. Karisma Bahana Gemilang adalah suatu perusahaan yang didirikan menurut hukum negara Republik Indonesia berdasarkan Akta Pendirian nomor 1, tanggal 11 Maret 2015, dihadapan Dita Okta Sesia, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta, berkedudukan di Wisma 77 Lantai 17, Jl. Letjend S. Parman Kav. 77, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat 11410;   2.         Bahwa Perusahaan bergerak di bidang perdagangan eceran melalui media katalog dengan pemesanan melalui po...

Ban Bocor dan Hari yang Mahal

PUKUL tiga sore pada Senin 15 Mei 2017, aku menyelesaikan tugas wajib kuliah yang tidak kelar kelar sejak 12 April silam. Aku memang demikian, malas mengerjakan tulisan ilmiah seperti skripsi. Draf yang sudah empat minggu lebih, akhirnya di-Acc oleh pembimbing satu, hari ini, tanpa melalui proses penyuntingan panjang. Barangkali kamu menyebutnya dengan istilah "pantul." (Entah dari mana istilah itu berasal; pantul bermakna corat coret yang diberikan oleh pembimbing). Bukan hal mudah untuk hari ini. Awalnya aku merasa pesimis. Bagaimana tidak, sudah pukul sebelas siang, di hari yang sama, aku baru memulai memperbaiki draf itu. Lalu selesai pukul dua siang. Kemudian aku memperbaiki printer, selama kurang lebih dua jam (maklum nggak punya duit buat nge -print tugas di warnet atau tempat fotokopi, jadi printer yang sedang rusak mau tidak mau harus diperbaiki). Setelah berusaha, dan akhirnya bisa, meski harus di -high printer- nya. Selanjutnya saat seda...

Cara Melapor SPT Tahunan (Pengalaman Pribadi)

JAM MASIH  menunjukkan pukul 08.00 pagi. Jalan di kotaku masih terlihat sepi. Tapi saya sudah berada di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sungguminasa Kabupaten Gowa. Kantor ini terletak di Jalan Mesjid Raya No. 24, Sungguminasa. Pas baru tiba di kantor pajak ini, saya sudah melihat ada banyak yang antre. Puluhan. Ini kali pertama saya mengurus SPT Tahunan. Ya, sebab saya baru memiliki  NPWP kurang dari setahun. Saya punya dua NPWP. NPWP pribadi dan NPWP perusahaan. Saya lalu bertanya kepada petugas pelayanan pelaporan SPT. Pertama kali, saya ditanya apa sudah punya efin atau belum. Karena baru pertama kali melapor, otomatis saya belum punya. Akhirnya saya pun mengisi kertas kosong yang diberikan petugas untuk permohonan efin. Di dalam kertas itu ditulis nama wajib pajak, nomor npwp, nomor KTP, email dan nomor HP. Ini semua wajib ada. Saat di lokasi, kulihat seorang pria dewasa yang tak punya email, ia pun diminta oleh petugas...

Hoaks

Ada seorang anak, yang bukan anak anak lagi. Ia hidup di zaman yang serba cepat. Internet ia telah kuasai. Seluruh media sosial ia mainkan. Sehari hari, ketika baru bangun di pagi hari, ia seketika membaca berita lewat dunia maya. Dan kembali tidur di malam hari dengan gawai yang masih menyala di tangannya. Sebelum tidur ia tak lupa menyebarkan berita berita #viral yang ia temui di linimasa media sosialnya. Karena merasa berita itu sedang hangat, maka dari itu ia berpikir dengan ikut menyebarkannya, dan ia merasa telah berkontribusi sekaligus memberikan apresiasi untuk dirinya yang begitu amat peduli. Tapi, apakah itu benar? Haruskah setiap yang kita baca, dengar dan juga disebarkan oleh banyak orang, seketika kita mesti ikut menyebarkannya? Tak perlukah kita memahami literasi digital? Literasi media? Jangan jangan yang kita sebar, sebetulnya hanya berita palsu? Nah! Maka berhati hatilah menyebarkan berita yang belum kita tahu kebenaran mutlaknya. Apalagi kita hanya ikut i...

Cerita Anak Pung Julung-julung; Beranilah, Seperti Namamu

Menceritakan Kembali Karya Nurmadia Syam , Beranilah, Seperti Namamu , dalam Buku Berjudul "Pung Julung-julung" diterbitkan oleh Penerbit de la macca kerjasama Balai Bahasa Sulawesi Selatan tahun 2017. Foto : Dokumen Pribadi -- I BARANI , seorang anak yang terlahir dari laut lepas yang luas. Ia serupa matahari yang garang dan berani. I Barani memiliki tiga orang kakak. Salah satu di antaranya adalah kembarannya. Kakak pertamanya bernama I Kassa. Punya sifat yang baik dan mendukung I Barani dalam segala hal. Lain halnya dengan kakak keduanya, bernama I Rewa. I Rewa, seorang lelaki dengan postur tubuh tinggi dan lincah. Tapi, kekurangannya karena ia mudah marah. "Bahkan ia tak segan beradu otot jika disanggah." (hal. 6) Selain kedua kakaknya itu, ia punya saudara kembar yang lahir lima menit lebih dulu dibanding dirinya. Namanya I Gassing. Orangnya baik, selalu memotivasi adiknya unuk selalu berani menghadapi tantangan. "Kau dinamai I Barani....

Butuh Drainase

Setelah saya berdiskusi dengan kakak ipar saya yang baru saja menyelesaikan studi magisternya di negara Kangguru, saya kemudian terinspirasi menulis ini. Namanya Ainun Najib, seorang pembelajar, pengajar, dan juga youtuber. Tulisan yang sedang anda baca ini fokus membahas kebutuhan drainase di Kabupaten Gowa saja. Kenapa Gowa? Ya, karena Gowa adalah tanah tempat saya hidup lebih dari 20 tahun ini. Kita tahu sendiri, seperti yang sering dilihat di televisi dan youtube, jalanan di beberapa negara seperti Australia sangat bagus. Bagaimana jika hujan turun tidak serta merta langsung membanjiri permukiman. "Jalan keluarnya ada pada drainase," ujar Ainun Najib.  Di sana, seperti yang diutarakannya kemudian, punya tata kelola kota yang betul betul memperhatikan kerjanya. Sekaligus memikiran dan mempersiapkan apa yang akan terjadi hingga puluhan tahun mendatang. Ya, tentu bukan hanya persoalan aspal yang bagus, akan tetapi sistem peresapan di bawah aspal yang jauh lebih ...

Apa itu "Mark Up"? | Penjelasan, contoh dan cara menghitungnya

Dulu, ketika tulisan saya terbit di kolom "Surat Pembaca Kompas" berjudul Jangan Revisi  edisi 31 Maret 2017, sekilas saya membaca isi surat pembaca lain di samping tulisan itu, judulnya Mengungkap "Mark Up" . Saat itu saya sama sekali tidak tahu apa arti dari kata "Mark Up" , saya pun tak punya rasa penasaran berlebih untuk mencari tahu frasa itu di mesin pencari daring. Akhirnya saya menghiraukannya.  Satu tahun berlalu. Saya bekerja di sebuah media. Menghadapi orang-orang mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas seperti pemegang jabatan pemerintahan. Mulai kepala desa, kepala dinas, bupati hingga anggota dewan. Saya bukan wartawan, saya hanya bekerja sebagai tukang cari iklan daring (online). Menawarkan ke orang  orang agar dirinya bisa dimuat di portal media daring.   Dari sini, saya baru tahu (atas pengalaman kerja yang baru beberapa bulan), arti dan maksud dari "mark up" itu. Akhirnya pikiran saya kembali ke awal tulisan ini. T...

Hari Anak Nasional di Makassar

Sumber Foto: Dokpri  @kampuspuisi/Twitter SAYA tiba di panggung Karebosi Makassar ketika jam menunjukkan pukul 08.00 pagi. Saya hendak menghadiri Hari Anak Nasional yang dipusatkan di Makassar. Saya masuk melewati tiga tenda kerucut. Pandangan saya dipenuhi banyak sekali anak sekolah. Ada yang berlari juga ada yang berjalan. Mereka sepertinya berkelompok kelompok, berdasarkan nama sekolahnya. Saya lalu berjalan lagi. Lebih dekat dengan sumber suara di panggung. Telingaku menangkap lagu "Lukisan Indonesia" dinyanyikan dari atas panggung. MC memandu acara dengan baik. Para peserta yang hadir di panggung utama, sengaja hanya diisi oleh anak anak. Saya berdiri sekitar 500 meter dari panggung utama. Di depan saya ada dua orang Polwan. Namanya Andi Afra dan Fitri. Saya baca di lengannya sebuah tanda kalau para Polwan itu berasal dari Polrestabes Makassar.  Selanjutnya, di panggung utama sedang ada teatrikal drama dari Siswa SMA se Kota Makassar.  ...

Saya

My photo
M. Galang Pratama
Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia
Anak dari Ibu yang Guru dan Ayah yang Petani dan penjual bunga.

Tayangan Blog